Senin, 07 Mei 2012

Potensi Sumber Daya Alam dan Energi dari Negara Myanmar, Laos, Kamboja.


Myanmar

Produk-produk ekspor andalan Myanmar adalah beras, kacang-kacangan, ikan dan udang, bahan mineral, kayu, karet, batu permata dan gas. Sedangkan produk-produk impor antara lain produk baja, mesin dan suku cadang kendaraan bermotor, semen, minyak mentah, bahan baku kimia dan pupuk.
Sumber Potensi dari bidang pertanian seperti kapas, pestisida, karet, dan peralatan pertanian.
Industri manufaktur di Myanmar telah memberikan kontribusi 9,2% dari total GDP. Saat ini 26% industri manufaktur di Myanmar dimiliki negara, 1% kerja sama dengan pihak asing dan 73% swasta. Dengan minimnya modal maupun kerja sama asing, pemerintah Myanmar mengundang investor untuk menanamkan modalnya pada pembangunan pabrik penggilingan padi, pemrosesan minyak goreng, kacang-kacangan, makanan dan minuman serta penggilingan gula. Di samping itu, industri-industri berorientasi ekspor  yang membutuhkan modal asing adalah industri agro-bisnis, kayu, kulit dan karet, tembaga, garmen, produk listrik dan alat-alat listrik, alas kaki, dan industri elektronik.
Myanmar kaya akan sumber daya tambang dan mineral serta kehutanan seperti tembaga, emas, timah, seng, perak, nikel dan kayu.
Di bidang energi listrik, Myanmar memiliki potensi energi listrik tenaga air dengan kapasitas 100.000 megawatt.
Sektor lain yang memiliki prospek cerah di Myanmar adalah pariwisata. Myanmar merupakan salah satu negara kunjungan wisata  yang memiliki danau, sungai dengan hutan tropis, pantai dan pulau-pulau yang indah dengan hotel-hotel berskala internasional. Peluang usaha bagi para investor di sektor ini antara lain pembangunan ladang golf, resor-resor di pantai, perkampungan turis, taman hiburan dan pusat-pusat rekreasi.
·         Issue atau permasalahan batas Negara :
-          Sengketa antara Banglades, India dan Myanmar pada dasarnya bermula dari usaha ketiga negara untuk menguasai sebagian perairan di Teluk Bengal yang sangat kaya dengan cadangan minyak dan gas. Negara negara tersebut telah menetapkan beberapa zona blok konsesi migas di perairan yang mereka klaim, yang tentunya tidak diakui oleh pihak lainnya.
-          Myanmar dan Banglades telah melakukan perundingan bilateral untuk menetapkan batas diantara mereka selama lebih kurang 35 tahun. Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa perundingan batas maritim antar negara adakalanya dapat memakan waktu yang cukup lama dan belum tentu menghasilkan garis batas yang diterima para pihak


Kamboja

Kamboja menemukan cadangan gas dan minyak yang sangat besar, di semenanjung negara itu. Cadangan tersebut, diperkirakan dapat menghasilkan 500 juta barel minyak atau setara dengan 4 milyar dolar Amerika Serikat, bagi Kamboja.

Belum ada pengumuman resmi tapi menurut laporan dari Otoritas Nasiona Kamboja yang menangani masalah sumber daya minyak, ada dua cadangan gas dan minyak yang ditemukan di dearah lepas pantai Sihanoukvile.

  • Issue atau permasalahan batas Negara :

-               Vietnam dan Kamboja memiliki masalah sengketa wilayah kedua negara itu selama beberapa dasawarsa.
-               Vietnam dan Kamboja menandatangani perjanjian perbatasan pada 1982, 1983 dan 1985, tapi semua itu belum secara sah diakui beberapa penentang di Phnompenh, yang menuduh Hanoi secara gelap menguasai wilayah Kamboja.
-               Nasionalis Kamboja juga mengaku memiliki wilayah Delta sungai Mekong di Vietnam Selatan, menyebut daerah itu Khmer Krom, "Kamboja bawah". Lebih dari sejuta minoritas Khmer tinggal di antara 16 juta penduduk daerah itu.
-               Pakar masalah perbatasan Vietnam mengatakan kepada AFP sebelum naskah perjanjian itu ditandatangani bahwa persetujuan itu, yang mencakup penarikan ulang tapal batas antara propinsi Dak Lak di dataran tinggi Vietnam tengah dan propinsi Mondolkiri, Kamboja timur, mungkin sedikit menguntungkan Kamboja
-               Sengketa Kompleks Candi Preah Vihear antara Thailand dan Kamboja
-               Akibat sengketa perbatasan itu, militer kedua negara terlibat baku tembak sehingga menewaskan tujuh prajurit dari kedua pihak
-               Pengadilan Dunia pada tahun 1962 memutuskan wilayah candi itu milik Kamboja.


Laos

Dengan kondisi kekayaan sumber daya alam yang terbatas, Negara Laos ternyata masih mampu menghadirkan kondisi bebas byar pet listrik alias tidak mati lampu di negaranya.

Laos sudah menjadikan listrik sebagai produk nasional. Dengan mengedam danau besar di Luang Prabang, dataran tinggi dari Negara Laos.Kota Vientiane, pemerintah Laos mampu memproduksi listrik hingga jutaan mega watt dan tidak hanya satu, tapi ada 7-8 pembangkit listrik berkapasitas besar.

Pertanian masih memengaruhi setengah dari pendapatan nasional dan menyerap 80% dari tenaga kerja yang ada. Pariwisata adalah industri dengan pertumbuhan tercepat di Laos. Laos sangat kaya dengan sumber tenaga air. Banyak menghasilkan kayu jati dan cendana. Luas hutan 9 juta hektar dan tingkat vegetasi hutan mencapai sekitar 42%. Pertanian adalah sokoguru ekonomi Laos. Populasi agraria tercatat 90%. Tanaman pertanian utama antara lain padi, jagung, ubi-ubian, kopi, tembakau, kacang tanah dan kapas. Luas tanah garapan sekitar 747 ribu hektar. Dasar industri Laos lemah, perusahaan industri terutama terdiri dari pembangkitan tenaga listrik, penggergajian kayu, penambangan timah, tembaga, emas, perak, lalu penambangan kilang besi, busana, makanan serta bengkel reparasi kecil dan ayanman bambu dan kayu.
Laos pun memiliki beberapa Candi seperti yang dimiliki oleh Negara-negara tetangganya.
Potensi sumber daya alam yang ada di Laos belum dapat dimanfaatkan secara optimal untuk disajikan sebagai objek wisata. Oleh karena itu, pemerintah Laos cenderung mengembangkan wisata budayanya.
Pada perkembangannya, sejak tahun 1993, pemerintah Laos mencanangkan 21% dari wilayah negara sebagai Area Konservasi Keanekaragaman Hayati Nasional (National Biodiversity Conservation Area atau NBCA), yang mungkin akan dikembangkan menjadi sebuah taman nasional. Bila proyek ini berhasil, maka diperkirakan akan menjadi taman nasional terbaik dan terluas di Asia Tenggara.

Sumber Rujukan :

http://www.kapanlagi.com /berita/politikiinternational/Vietnam dan Kamboja Tandatangani Perjanjian Kunci Tapal Batas

http://www.kapanlagi.com

www.google.com

http://blogdetik.com/selayangpandangmyanmar

http://www. CRIonline.com/laos

www.wikipedia.org

www.kompas.com

http://kompas.com/international/kambojasengeketakanbatas

http://okezone.com/international/kambojatakakanpernahperangdenganthailand

2 komentar:

  1. tolong posting tentang sumberdaya alam vietnam dong . buat tugas

    BalasHapus
  2. @Isyeu : SDA vietnam adalah oil, gas minyak, gas bumi

    BalasHapus